Luwu Timur Proyeksi Lampaui Target Tambah Tanam Padi Mei 2026

oleh -113 Dilihat

KutipNusantara.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan jajaran penyuluh menyatakan optimisme tinggi melampaui target Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Mei 2026, Kamis (14/5/2026).

Hal ini menjadi poin utama dalam RAKOR Khusus Swasembada Pangan yang digelar di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Wotu, Kamis Kemarin.

Kegiatan strategis ini dihadiri Dirjen Hortikultura Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, Ka. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulsel, Dr. Zainal Abidin, Kadis Pertanian Ketahanan Pangan Luwu Timur Subhan, perwakilan BPS, serta 137 penyuluh dari 11 kecamatan.

Dalam arahannya, Dirjen Hortikultura menegaskan peran vital penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan untuk memahami potensi wilayah dan mendampingi petani secara aktif. Pemerintah pusat menetapkan target LTT bagi Luwu Timur seluas 3.047 hektare pada periode Mei ini.

“Kami sangat mengharapkan kerja sama seluruh penyuluh agar target tercapai maksimal demi menjaga stabilitas swasembada pangan,” tegasnya Dr. Taufiq.

Sementara, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, H.M. Rahmatullah Azis menyebutkan realisasi tanam periode Oktober–Maret 2025/2026 telah mencapai 24.800,53 hektare.

Saat ini berlangsung musim tanam kedua dengan target tutup tanam pada 30 Juni 2026, didukung bantuan benih melalui APBN untuk 13.417 hektare dan APBD II untuk 5.791 hektare bagi ratusan kelompok tani.

Hasil koordinasi rapat memproyeksikan capaian LTT Luwu Timur bulan Mei menyentuh angka 3.800 hektare. Angka ini membuktikan daerah tidak hanya memenuhi kewajiban, namun berpotensi besar menghasilkan surplus dan melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Capaian tersebut diharapkan semakin mengokohkan posisi Luwu Timur sebagai salah satu lumbung pangan andalan utama di Provinsi Sulawesi Selatan.

komitmen tegas dari 137 penyuluh pertanian untuk melakukan pengawalan ketat di setiap wilayah kerja. Seluruh elemen berjanji memastikan angka estimasi tersebut terwujud nyata di lapangan hingga akhir Mei, menjamin keberhasilan program pertanian dan kesejahteraan petani di Bumi Batara Guru. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.