Mobil Berisi Amplop Uang Puluhan Juta Digerebek Warga, Diduga untuk Pilkada Luwu Timur

oleh -70 Dilihat

Wotu, kutipnusantar – Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada Minggu malam, 24 November 2024, di Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Sebuah mobil berwarna putih dengan nomor polisi DP 1629 GN menjadi pusat perhatian warga setelah ditemukan terparkir di samping rumah Kepala Desa (Kades) Madani, Juemin.

Mobil tersebut dicurigai membawa uang dalam jumlah besar yang diduga akan digunakan untuk praktik politik uang menjelang Pilkada Luwu Timur 2024.

Ketika kecurigaan warga meningkat, mereka mencoba membuka paksa mobil tersebut.

Pada awalnya, Kades Madani mengakui mobil itu miliknya, namun situasi berubah ketika anggota DPRD dari Partai Golkar, Badawi Alwi, tiba di lokasi dan mengklaim bahwa mobil itu adalah miliknya. Ia pun berusaha mencegah warga mengakses mobil tersebut.

Situasi yang semakin panas membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Luwu Timur dan pihak kepolisian turun tangan, Mobil tersebut kemudian diamankan ke Polres Luwu Timur.

Setelah dibuka, ditemukan 121 amplop yang masing-masing berisi uang tunai Rp200 ribu, serta beberapa dus amplop kosong. Selain itu, ditemukan juga baju dengan nomor urut 2, yang merupakan nomor pasangan calon Bupati Budiman – Akbar di Pilkada Luwu Timur.

Komisioner Bawaslu Luwu Timur, Sukmawati Suaib, dalam konferensi pers di Polres Luwu Timur mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya praktik politik uang di wilayah tersebut.

“Kami mendapat laporan bahwa ada mobil yang dicurigai membawa sesuatu. Setelah kami amankan dan periksa, isinya adalah uang,” ujarnya.

Bawaslu saat ini tengah mendalami apakah temuan tersebut terkait dengan pelanggaran kampanye dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut.

Kronologi Penggerebekan

Peristiwa ini bermula ketika warga yang sedang melakukan patroli untuk memantau kemungkinan praktik politik uang di masa tenang Pilkada Luwu Timur melihat sebuah mobil terparkir mencurigakan di samping rumah Kades Madani.

Warga yang penasaran memeriksa bagian dalam mobil dan menemukan ratusan amplop yang diduga berisi uang untuk “serangan fajar.”

Ketika warga mencoba meminta penjelasan dari Kades Madani mengenai pemilik mobil tersebut, awalnya ia mengaku tidak tahu. Namun, saat tekanan warga meningkat, ia akhirnya mengklaim bahwa mobil itu miliknya.

Suasana semakin memanas ketika massa pendukung Kades berusaha menghalangi warga yang ingin membuka mobil tersebut.

Tak lama kemudian, anggota DPRD Golkar, Badawi Alwi, datang ke lokasi dan dengan tegas mengklaim bahwa mobil itu miliknya, meminta agar warga tidak membuka paksa.

“Ini mobil saya, kalau ada yang menghalangi, kita berhadapan langsung!” teriak Badawi dengan nada tinggi.

Ketegangan antara kedua kelompok warga dan pendukung Kades nyaris berujung bentrok hingga akhirnya aparat kepolisian bersama Bawaslu memutuskan untuk mengamankan situasi dengan membawa mobil tersebut ke kantor polisi.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam terkait temuan amplop berisi uang tersebut, termasuk apakah ada kaitannya dengan upaya memenangkan pasangan calon tertentu dalam Pilkada Luwu Timur 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.