PARAH! Niat Demo Pelayanan Air Bersih, Sepuluh Mahasiswa Malah Babak Belur Dikeroyok Oknum Pegawai PDAM Palopo

oleh -169 Dilihat

KutipNusantara.com — Aksi unjuk rasa mahasiswa terkait peningkatan pelayanan air bersih di depan Kantor PDAM Tirta Mangkaluku Kota Palopo, berujung ricuh, Palopo Senin (02/11/2026),

Demonstrasi yang semula berjalan damai mendadak brutal setelah sejumlah pegawai berkaos dan berseragam biru laut mendatangi barisan mahasiswa dan melakukan tindakan pemukulan secara membabi buta.

Insiden premanisme di lingkungan instansi publik tersebut menyebabkan sedikitnya sepuluh mahasiswa mengalami luka-luka dan trauma akibat kekerasan fisik.

Tindakan anarkis para oknum pegawai ini menuai gelombang kecaman keras dari jajaran aktivis muda hingga tokoh senior se-Luwu Raya.

Para aktivis Tana Luwu menegaskan bahwa aksi kekerasan terhadap penyampai aspirasi rakyat sama sekali tidak dapat dibenarkan dalam konteks penegakan demokrasi.

Kejadian ini dinilai sebagai bukti kuat Gagalnya Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Palopo, Steven Hamdani, S.T., M.M., M.Si., dalam membina, mengontrol, dan mendidik moral para pegawainya hingga bersikap menyerupai preman pasar.

Menyikapi kekerasan tersebut, massa aksi bersama konsorsium lembaga kemahasiswaan menegaskan sikap resmi mereka untuk menempuh jalur hukum.

Melalui laporan yang dihimpun MEDIA Kutipnusantara.com, mahasiswa menuntut aparat kepolisian setempat bertindak cepat dan tegas dengan menangkap seluruh oknum pegawai PDAM Tirta Mangkaluku yang terlibat dalam aksi penganiayaan tersebut.

Mereka juga mendeak pertanggungjawaban penuh pimpinan PDAM Tirta Mangkaluku Palopo, Steven Hamdani, serta evaluasi total terhadap tata kelola manajemen pelayanan air bersih di Kota Palopo. (Tim KN-MF/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *