Pemkab Lutim Gelar Rapat Penataan Pasar Malindungi dan Rencana Pengembangan Kawasan Danau Matano

oleh -50 Dilihat

Luwu TimurKUTIPNUSANTARA.COM  –  Menanggapi keluhan para pedagang Pasar Malindungi, Kecamatan Nuha, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Irwan Bachri Syam, di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur.  Selasa  22/05/2025.

Pertemuan ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban, keadilan, dan kenyamanan antar pedagang, khususnya menanggapi persoalan ketimpangan antara pedagang yang berjualan di dalam dan luar pasar. Banyak pedagang mengeluhkan bahwa keberadaan pedagang di luar area pasar mengurangi potensi pendapatan mereka yang berjualan di dalam.

Rapat ini turut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Senfry Oktavianus, Kepala Satpol PP Indra Fauzy, Kepala Dinas Perhubungan A.R. Salim, Camat Nuha Haryadi Hamid, para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Nuha, serta perwakilan pedagang Pasar Malindungi dan Pasar Dermaga Sorowako.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya penataan ulang lods pasar dengan mengelompokkan pedagang sesuai jenis dagangannya, seperti memisahkan antara lods barang dagangan basah (ikan dan daging) dengan lods dagangan kering (pakaian dan kebutuhan lainnya). Hal ini menurutnya akan menciptakan pasar yang lebih tertib dan memudahkan pengunjung dalam berbelanja.

Penataan yang tepat akan memperbaiki sirkulasi pengunjung dan kenyamanan pasar. Ini juga akan menciptakan iklim usaha yang adil bagi semua pedagang,” tegasnya.

Bupati Irwan juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kunjungannya ke Pasar Malindungi, kondisi pasar saat ini dinilai sudah tidak memadai untuk menampung aktivitas perdagangan yang terus berkembang. Oleh karena itu, Pemkab berencana untuk melakukan pembangunan ulang pasar secara bertahap mulai tahun ini. Konsultan perencanaan telah dipanggil untuk meninjau langsung kondisi lapangan.

Setelah pembangunan selesai, pemindahan pedagang dari Pasar Dermaga Sorowako ke Pasar Malindungi akan dilakukan secara bertahap. Kita berharap proses ini berjalan lancar dan sesuai harapan bersama,” ujarnya.

Untuk mendukung proses ini, Bupati menginstruksikan OPD terkait agar segera menata dan menertibkan area pasar, serta menjalin koordinasi intensif demi kelancaran program penataan.

Pada kesempatan itu, para pedagang diberi ruang untuk menyampaikan langsung keluhan dan aspirasi mereka kepada Bupati. Banyak di antaranya mengutarakan harapan agar penataan pasar bisa dilakukan secara adil dan tidak merugikan pihak manapun.

Selain membahas penataan pasar, rapat juga menyinggung rencana Pemerintah Daerah dalam menata kawasan pesisir Danau Matano. Menurut Bupati, kawasan pesisir saat ini mulai tampak kumuh dan perlu revitalisasi.

“Pesisir Danau Matano akan kita jadikan kawasan hilir mudik dan lokasi kuliner Kota Sorowako. Desain kawasan ini sudah kita siapkan dan sosialisasi ke masyarakat sedang kita mulai,” jelasnya.

Dengan upaya ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat meningkatkan kualitas fasilitas umum sekaligus memberdayakan sektor ekonomi lokal melalui pasar dan kawasan wisata yang lebih tertata dan representatif.

(op/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.