Pemkab Lutim Perkuat Kolaborasi dengan BBWS, Komitmen Jaga Kelestarian Sungai

oleh -120 Dilihat

KutipNusantara.com  — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga dan memelihara fungsi sungai secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Makassar,Kamis (2/4/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bili-Bili BBWS Pompengan Jeneberang. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap program penataan sungai berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler bersama jajaran BBWS Pompengan Jeneberang dan PT Vale Indonesia menandatangani Pakta Integritas sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan sumber daya air yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Tak hanya itu, forum tersebut juga membahas evaluasi pengelolaan sungai, termasuk tindak lanjut hasil kegiatan pasca-dredging fase I. Evaluasi ini dinilai penting guna memastikan setiap tahapan penataan sungai berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan dan masyarakat.

Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler menegaskan bahwa pengelolaan sungai tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

“Pengelolaan sungai harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Karena itu, kami menggandeng BBWS untuk memperkuat pengawasan serta melakukan evaluasi secara berkala agar pengelolaan sungai berjalan lebih optimal,” ujar Puspa.

Menurutnya, upaya normalisasi dan penataan sungai bukan hanya bertujuan untuk mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjadi bagian dari menjaga kelestarian lingkungan serta keberlangsungan sumber kehidupan masyarakat.

Ia pun berharap sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan sektor swasta dapat terus diperkuat agar pengelolaan sungai di Luwu Timur semakin efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis upaya pelestarian sungai dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.