Polemik Proyek Pipa BBM PT Vale Balambano: DPRD Luwu Timur Ungkap Hasil Rapat Bersama Warga

oleh -44 Dilihat

KutipNusantara.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur kembali menyoroti polemik pengerjaan proyek jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) milik PT Vale di wilayah Balambano, Puncak Indah (06/10/2026).

Anggota DPRD Luwu Timur, Erick Strada, membeberkan hasil pertemuan krusial yang digelar di Kantor Camat Wasuponda bersama manajemen PT Vale, pemerintah desa, serta unsur masyarakat terkait.

Dialog interaktif tersebut berfokus pada evaluasi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan penentuan rute penempatan pipa yang selama ini memicu gejolak serta persoalan di tengah warga lokal.

Dalam dialog tersebut, masyarakat Balambano secara tegas mempertanyakan kejelasan sosialisasi rute jalur pipa serta keabsahan foto dokumentasi yang tercantum di dalam dokumen AMDAL.

Merespons aspirasi tersebut, forum menyepakati kesimpulan sementara untuk menghentikan seluruh aktivitas pengerjaan proyek.

Penundaan ini diberlakukan hingga manajemen PT Vale melakukan komunikasi serta sosialisasi ulang secara mendalam bersama seluruh pihak dan pemangku kepentingan di wilayah terdampak.

Kondisi terkini di lapangan menunjukkan aktivitas penggalian jalur pipa di Dusun Balambano tanpa aktivitas, dengan alat berat seperti ekskavator tampak terparkir tanpa beroperasi.

Ditemui di Ruangan Komisi III DPRD Luwu Timur, Erick Strada menegaskan dan menyarankan agar manajemen PT Vale segera mengambil langkah proaktif untuk membuka ruang komunikasi yang transparan dengan masyarakat setempat guna kepastian serta arah kelanjutan proyek di masa mendatang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.