Pulihkan Ekosistem Pesisir, PT CLM Targetkan Transplantasi Terumbu Karang 0,5 Hektare di Pulau Bulu Poloe Hingga 2029

oleh -122 Dilihat

KutipNusantara.com — Komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir kembali diperlihatkan oleh PT Citra Lampia Mandiri (CLM), Minggu (27/09/2026).

Menggandeng berbagai lintas instansi pemerintah, Organisasi , pegiat. PT CLM menggelar rangkaian kegiatan peringatan World CleanUp Day yang dirangkaikan dengan aksi bersih lingkungan serta aksi transplantasi terumbu karang.

Dalam suasana keakraban pada kegiatan World CleanUp Day, Eksternal PT CLM, Fauzi, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi dan antusiasme seluruh yang terlibat.

Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian kawasan pulau yang menjadi lokasi kegiatan, mengingat posisinya yang sangat strategis.

Menurutnya, pulau tersebut bukan sekadar daratan, melainkan sebuah ikon kebanggaan bagi Kabupaten Luwu Timur dan Tanah Luwu secara keseluruhan yang Perlu di jaga kelestariannya.

“Pulau ini adalah ikon Kabupaten Luwu Timur, bahkan ikon Tanah Luwu. Banyak cerita dan nilai sejarah di tempat ini. Karena merupakan ikon, maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungannya,” ujar Fauzi saat wawancara.

Untuk mendukung target tersebut, perusahaan menyiapkan sekitar 1.000 spider untuk 0,5 hektare luasnya.

Pada tahap awal, 100 spider diturunkan untuk digunakan sebagai media transplantasi terumbu karang. restorasi terumbu karang di Pulau Bulu Poloe sekitar 0,5 hektare sampai target 2029 nantinya.

Tampak hadir dalam kegiatan ini di antaranya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur, Dinas Pariwisata, SAR Basarnas, hingga TNI AL.

Tak ketinggalan, aksi peduli lingkungan ini juga disokong penuh oleh organisasi, pegiat lokal seperti PMI, Karang Taruna Desa Harap dan Baruga, hingga para mahasiswa KKN.

Fauzi menilai bahwa kehadiran di World CleanUp yang begitu kompleks—mulai dari pemerintah, aparat, pemuda, hingga media—menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk melahirkan ide-ide besar.

PT CLM berharap momentum ini mampu merumuskan bentuk kolaborasi jangka panjang.

“Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Lewat ruang diskusi ini, kita ingin menghadirkan bentuk kolaborasi yang nyata demi keberlanjutan program-program pelestarian di pulau ini. Kami sangat terbuka menerima masukan untuk menyempurnakan langkah kita ke depan, termasuk melibatkan lebih banyak komunitas di masa yang akan datang,” pungkas Fauzi.

Fauzi mengatakan program tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Target kita ini sampai tahun 2029, seluas 0,5 hektare harus kami selesaikan transplantasi terumbu karang,” kata Fauzi.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak yang hadir diharapkan dapat merumuskan kesimpulan bersama mengenai peta jalan serta langkah konkret pelestarian lingkungan yang akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.