Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir di Luwu Timur, Warga Desak Normalisasi Saluran Pembuangan

oleh -142 Dilihat

Luwu Timur, Kutuipnusantara.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Luwu Timur selama dua hari berturut-turut menyebabkan puluhan hektar pesawahan di dua kecamatan terendam banjir. Lima desa yang mengalami dampak terparah adalah Desa Sumber Agung, Sumber Makmur, Wanasari, Balirejo, dan Solo.

Banjir ini diduga akibat penyempitan saluran pembuangan yang sudah tidak mampu menampung debit air dalam jumlah besar, terutama saat curah hujan tinggi, Seorang warga Desa Balirejo mengungkapkan kepada media bahwa kondisi saluran pembuangan air di beberapa titik sudah lama bermasalah.

“Setiap kali hujan deras, saluran ini selalu meluap karena tak mampu menahan volume air yang masuk. Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah untuk menormalisasi saluran ini,” ujarnya.

Para petani yang sawahnya terendam pun merasa khawatir, Mereka mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur untuk segera mengambil langkah-langkah perbaikan dan normalisasi saluran air, agar bencana banjir tidak terus berulang dan mengancam lahan pertanian mereka.

“Sebagai petani, kami berharap Pemda Luwu Timur bisa memberikan solusi. Setiap kali hujan deras, sawah kami selalu terancam. Kami tidak bisa berbuat banyak selain menunggu bantuan dari pemerintah,” tambah seorang petani dari Desa Sumber Makmur.

Warga juga berharap pemerintah daerah yang dipimpin oleh bupati dan wakil bupati terpilih saat ini dapat memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur irigasi dan bendungan yang masih bermasalah.

Mereka berharap normalisasi saluran pembuangan dan perbaikan irigasi segera dilakukan agar bencana serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah setempat, terutama mengingat pentingnya sawah sebagai sumber penghidupan utama bagi masyarakat di daerah tersebut, Langkah cepat dan tepat sangat dinantikan oleh warga terdampak.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.