Puluhan Rumah Terendam Banjir di Lagego dan Lauwo Pantai, Bupati Luwu Timur Perintahkan Penanganan Cepat

oleh -138 Dilihat

KUTIPNUSANTARA.COM, BURAU — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Luwu Timur pada Kamis malam, 10 Juli 2025, mengakibatkan banjir di dua desa pesisir, Lagego dan Lauwo Pantai.

Puluhan rumah warga terendam air akibat intensitas hujan yang sangat tinggi sejak sore hingga malam hari.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, langsung menginstruksikan kepada dinas terkait, khususnya Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk turun ke lapangan dan menangani dampak banjir secara cepat dan menyeluruh.

“Saya minta seluruh jajaran terkait segera bergerak cepat, tangani kebutuhan mendesak warga, dan segera identifikasi penyebab banjir agar penanganan ke depan lebih tepat sasaran,” tegas Bupati Irwan.

 

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pj. Kepala Dinas Sosial Luwu Timur, Joni Patabi, turut turun langsung ke lokasi banjir.

Ia membenarkan bahwa kondisi saat ini mulai berangsur stabil, dan pihaknya telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk respon awal.

“Kami telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan melakukan pendataan kebutuhan lanjutan bagi warga yang terdampak,” ujar Joni Patabi saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Camat Burau menyampaikan bahwa sejak malam kejadian, pihak kecamatan telah melakukan pemantauan dan identifikasi awal terhadap kebutuhan di wilayah terdampak.

Ia menyebutkan beberapa catatan penting yang telah disampaikan kepada dinas terkait, termasuk usulan peningkatan jalan di wilayah Lauwo Pantai serta normalisasi dan pengerukan hulu sungai yang mengalir ke pemukiman.

“Kami melihat perlunya perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan di bagian hulu sungai untuk mencegah banjir serupa terjadi kembali,” ungkapnya.

Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.

Pemerintah daerah bersama warga diharapkan dapat terus bersinergi untuk memperkuat sistem mitigasi dan respons terhadap bencana alam di masa depan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.