KutipNusantara.com – Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi NasDem, Muhammad Iwan, menyoroti secara mendalam serangkaian tanggapan resmi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Lutim, Malili, Kamis (22/10/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Lutim Ober Datte bersama Wakil Ketua I Jihadin Peruge dan Wakil Ketua II Hj. Harisah Suharjo, serta dihadiri jajaran Anggota Dewan di Lima Fraksi, pejabat OPD Pemkab Lutim, dan perwakilan Forkopimda.
Fokus perhatian Muhammad Iwan tertuju pada komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan sektor-sektor krusial, mulai dari penguatan ekonomi non-tambang hingga optimalisasi infrastruktur publik.
Mengenai Program Pandu Juara, Pemkab Lutim menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif dewan dan mengakui masih adanya aspek teknis yang perlu dibenahi.
Pemerintah daerah mengharapkan sinergi penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar program penguatan ekonomi berbasis non-tambang ini dapat segera terwujud secara optimal.
Di samping itu, respon positif juga diberikan atas dukungan legislatif terhadap keberlanjutan Program 3 Kartu Sakti yang dinilai sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat Luwu Timur.
Sementara itu, terkait dengan skema pembangunan infrastruktur tahun jamak (multiyears), dijelaskan bahwa langkah tersebut diambil khusus untuk pekerjaan berskala besar seperti jalan raya guna menjamin perencanaan yang terencana dan berkelanjutan.
Pemkab memastikan pembiayaan lintas tahun telah diperhitungkan secara cermat sejak awal tanpa mengesampingkan kebutuhan infrastruktur lainnya, dengan penentuan ruas jalan yang tetap mengacu pada skala prioritas, konektivitas antarwilayah, serta kemampuan keuangan daerah.
Penjelasan rinci ini sekaligus merespons pandangan umum dari Fraksi PDI Perjuangan, disamping penegasan komitmen pemerintah untuk terus merehabilitasi sarana pendidikan demi memenuhi amanat konstitusi 20% anggaran pendidikan dalam APBD. (**)







