Ribuan Santri Meriahkan Hari Santri Nasional di Luwu Timur, Sekda Bahri Suli: Santri Garda Moral Bangsa

oleh -93 Dilihat

Puncak Indah, Kutipnusantara.com —
Suasana khidmat bercampur semangat kebangsaan terasa di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, Ribuan santri, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh agama dari berbagai daerah Luwu Timur berkumpul mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 Tahun 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Rabu 22 Oktober 2025.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, H. Bahri Suli, mewakili Bupati Luwu Timur. Turut hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, Kakan Kemenag Luwu Timur H. Muhammad Yunus, Ketua Pengadilan Agama Luwu Timur, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ketua BAZNAZ Luwu timur, serta para pimpinan organisasi keagamaan.

Hari Santri Nasional sendiri pertama kali ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015, sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi besar kaum santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa.

Dalam amanatnya, H. Bahri Suli menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para santri dan pondok pesantren yang terus berperan menjaga moralitas dan spiritualitas bangsa.

“Santri adalah penjaga nilai dan karakter bangsa. Melalui semangat Hari Santri, mari kita bersama mengawal kemerdekaan Indonesia menuju kemajuan dan peradaban dunia yang berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan,” tegasnya.

 

Peringatan HSN ke-10 2025 di Luwu Timur juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Bantuan Pangan Santri dari Baznas Luwu Timur kepada beberapa pondok pesantren sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan para santri.

Sementara itu, Kakan Kemenag Luwu Timur, H. Muhammad Yunus, mengungkapkan bahwa santri di Luwu Timur datang dari berbagai daerah 11 Kecamatan.

“Kami juga menggelar kirab santri agar mereka mengenal lebih dekat Luwu Timur, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah ini,” ujarnya Kakan Kemenag.

Upacara semakin semarak dengan penampilan ikrar santri, doa bersama untuk bangsa, serta seni religi bertema cinta tanah air.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa santri bukan hanya penjaga ilmu dan akhlak, tetapi juga pelopor kemajuan bangsa menuju peradaban dunia yang berkeadilan dan berkemajuan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.