Irwan Tanggapi Kritis Sarkawi: Penundaan Acara Hari Jadi Luwu Timur Demi Maksimalisasi Perayaan

oleh -118 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com – Polemik seputar pengunduran pelaksanaan acara Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur, Yang awalnya dijadwalkan pada 3 Mei dan diundur ke tanggal 10 Mei menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat maupun media online.

Kritik tajam disampaikan oleh anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi Partai Gerindra, H. Sarkawi, yang mempertanyakan alasan di balik perubahan jadwal tersebut.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi Partai NasDem, Muhammad Irwan, angkat bicara atas kritikan temannya.

Ia menilai bahwa kritik tersebut seharusnya tidak dilontarkan tanpa memahami terlebih dahulu alasan yang mendasari perubahan jadwal acara.

“Kontes tanggal Hari Jadi Luwu Timur tidak pernah diubah. Yang diubah hanya jadwal pelaksanaan acaranya. Hal ini dilakukan karena ada keinginan dari Bupati Luwu Timur agar perayaan lebih meriah dan dihadiri oleh tiga gubernur serta sejumlah kepala daerah lainnya. Ini tentu memerlukan penyesuaian waktu agar seluruh undangan penting bisa hadir,” tegas M. Irwan.

Ia menyayangkan pernyataan anggota Dewan DPRD Fraksi Partai GERINDRA  H. Sarkawi yang dinilainya hanya memperkeruh suasana dan memperlihatkan ketidakpahaman terhadap mekanisme teknis pelaksanaan acara pemerintahan.

“Mungkin Pak Sarkawi belum tahu alasan sebenarnya, sehingga langsung menyampaikan kritik ke publik tanpa konfirmasi. Padahal, tahun-tahun sebelumnya juga pernah terjadi penundaan acara serupa karena pertimbangan teknis. Tapi tidak pernah menjadi masalah sebesar ini,” jelasnya M. IRWAN

M Irwan juga mengingatkan pentingnya profesionalisme para wakil rakyat dalam menyikapi isu-isu yang bersifat administratif seperti ini.

Menurutnya, masih banyak aspirasi rakyat yang lebih mendesak untuk diperjuangkan dibanding memperdebatkan penyesuaian jadwal seremoni.

“Saya rasa kita sebagai anggota dewan harus lebih profesional. Jangan sampai hal seperti ini menjadi tontonan publik yang mempermalukan lembaga. Kita dipilih rakyat untuk memperjuangkan kepentingan mereka, bukan untuk mempermasalahkan hal-hal yang bisa dijelaskan secara baik-baik,” tambahnya  M. IRWAN

Panitia pelaksana sendiri memastikan bahwa penundaan ini tidak mengubah esensi dan semangat Hari Jadi Luwu Timur yang telah ditetapkan melalui Perda Luwu Timur No. 6 Tahun 2006.

Mereka tetap menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi dan refleksi atas pencapaian pembangunan daerah.

Dengan penjelasan ini, masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa keputusan penyesuaian jadwal acara justru demi memberikan hasil terbaik dalam perayaan hari bersejarah bagi Luwu Timur.
(Lap.A gen-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.