Sinergi Pemkab Lutim dan BPS, Sensus Ekonomi 2026 Siap Digelar

oleh -79 Dilihat

KutipNusantara.com Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (23/04/2026).

Dukungan ini menjadi langkah penting dalam memastikan tersedianya data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, saat menerima audiensi Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, di ruang kerja Bupati Luwu Timur.

Dalam pertemuan itu, Aryanto menekankan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang memiliki peran vital dalam memotret kondisi dan struktur perekonomian secara menyeluruh. Data yang dihimpun nantinya mencakup berbagai sektor usaha hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sensus ini sangat krusial karena memberikan gambaran utuh tentang perkembangan ekonomi, termasuk aktivitas usaha di berbagai sektor. Dukungan pemerintah daerah sangat kami harapkan agar pelaksanaannya berjalan optimal,” jelas Aryanto.

Ia menambahkan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada kolaborasi antara BPS dan pemerintah daerah, terutama dalam hal sosialisasi serta pendampingan di lapangan. Partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha juga menjadi kunci untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

Sensus Ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Ini momentum penting untuk mendapatkan data komprehensif yang akan menjadi dasar kebijakan pembangunan ke depan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Puspawati Husler menegaskan kesiapan Pemkab Luwu Timur untuk bersinergi dengan BPS demi menyukseskan pelaksanaan sensus.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap memberikan dukungan maksimal agar Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan sukses,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Luwu Timur untuk berperan aktif dengan memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus. Menurutnya, kualitas data sangat menentukan arah kebijakan pembangunan agar tepat sasaran.

Partisipasi masyarakat sangat penting. Data yang benar akan menghasilkan kebijakan yang tepat untuk kesejahteraan bersama,” ujar Puspawati.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Pemkab Luwu Timur dan BPS, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menghasilkan data berkualitas tinggi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.