KutipNusantara.com – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan Kementerian Agama (Kemenag) Luwu Timur demi mendongkrak kualitas pelayanan keagamaan bagi seluruh umat, Senin (20/07/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Plt. Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur, Dr. H. M. Rusydi Hasyim, M.Ag., terdahulu yang dinilai sukses menorehkan prestasi gemilang, termasuk membawa daerah ini masuk dalam peringkat empat besar pada ajang STQH tingkat Provinsi Sulawesi Selatan meski dalam masa pengabdian yang singkat.
Dirinya berharap fondasi kuat dan catatan prestasi yang telah diukir selama enam bulan terakhir ini dapat diteruskan, bahkan ditingkatkan oleh pejabat baru yang kini resmi mengemban amanah tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Luwu Timur yang baru, Rusdidaming, S.Ag. M.H., Bupati H. Irwan Bahcri Syam menaruh harapan besar agar koordinasi dapat berjalan dinamis di semua lini, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa-desa.
H. Irwan menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas fisik guna menunjang kenyamanan pelayanan publik, salah satunya melalui rencana relokasi dan penataan ulang beberapa kantor Urusan Agama (KUA), seperti KUA Towuti dan KUA Wasuponda.
Pemerintah kabupaten Luwu Timur pun telah menyiapkan alternatif aset lahan daerah yang lebih luas dan representatif, agar KUA ke depan tidak sekadar menjadi tempat administrasi, melainkan sentra pelayanan umat yang representatif dan berprestasi di wilayahnya masing-masing.
Di samping pembenahan infrastruktur, Bupati H. Irwan juga mengajak Kemenag Luwu Timur, Rusdidaming, S.Ag. M.H., untuk berkolaborasi menyukseskan jaminan kesejahteraan dan kelancaran tugas para tokoh agama di lapangan.
Ia meminta jajaran Kemenag proaktif memvalidasi data penerima program insentif daerah, meliputi guru mengaji, imam masjid, pendeta, guru sekolah minggu, hingga guru pasraman agar tidak ada lagi keluhan terkait hak para penjaga moral bangsa yang terabaikan.
Lebih lanjut, Pemerintah kabupaten Luwu Timur memastikan program bantuan strategis, termasuk pengadaan fasilitas kendaraan roda dua bagi pemuka agama, akan terus diupayakan secara bertahap demi menunjang mobilitas pelayanan ibadah yang merata di seluruh penjuru Bumi Batara Guru. (Red)






