Tanggapi Keluhan Warga, PT Vale Komitmen Komunikasi Terbuka dan Siap Clarify Prosedur Sosialisasi Proyek

oleh -8 Dilihat

KutipNusantara.com — Manajemen PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk mengedepankan dialog terbuka dan mencegah terjadinya gesekan dengan masyarakat terkait proyek penggalian pipa minyak, Senin (21/09/2026).

Langkah ini diambil guna merespons aspirasi warga serta dorongan DPRD yang meminta evaluasi dan sosialisasi ulang proyek tersebut.

Coordinator Stakeholder Relation PT Vale, Iskandar Ismail, menyatakan bahwa pihak perusahaan senantiasa mendengarkan masukan warga dan tidak berkeinginan melangsungkan proyek tanpa memperhatikan aspirasi lingkungan sekitar.

Menurutnya, iklim operasional yang kondusif hanya dapat terwujud jika kepentingan masyarakat dan perusahaan berjalan beriringan tanpa adanya konflik.

“Langkah itu (dialog dan komunikasi) harus kita tempuh. Kita tidak berharap dan berupaya agar tidak ada gesekan. PT Vale akan terus mendengarkan masyarakat. Sebab, jika terjadi konflik atau dampak yang merugikan, tidak hanya warga, perusahaan pun tentu ikut dirugikan,” ungkap Iskandar Ismail saat diwawancarai Wartawan dilokasi Proyek tersebut.

Klarifikasi Soal Konsultasi Publik dan Amdal

Menjawab tuduhan terkait minimnya sosialisasi dan keterbukaan dokumen izin lingkungan (Amdal), Iskandar menjelaskan bahwa proses pengurusan izin operasional pada dasarnya wajib melalui tahapan konsultasi publik sesuai aturan yang berlaku.

Meski demikian, pihaknya berjanji akan melakukan klarifikasi internal mengingat penyusunan dokumen tersebut telah berlangsung beberapa tahun lalu.

“Secara aturan, konsultasi publik dan keterlibatan warga merupakan tahapan yang harus ditempuh. Karena proses ini terjadi sekitar dua hingga tiga tahun lalu sebelum saya menjabat, kami perlu melakukan klarifikasi terlebih dahulu,” jelasnya Iskandar.

Iskandar menyoroti dua kemungkinan yang menyebabkan munculnya persepsi minimnya sosialisasi di tengah masyarakat:
— Masyarakat Belum Terlibat Sepenuhnya: Sosialisasi mungkin sudah dilaksanakan oleh tim terdahulu namun hanya melibatkan segelintir perwakilan warga, sehingga informasinya tidak tersampaikan secara merata.
— Ketiadaan Sosialisasi: Kegiatan penyampaian informasi memang belum menjangkau aliansi atau kelompok warga terkait.

Pihak PT Vale memastikan akan memeriksa kembali riwayat komunikasi proyek ini dan terbuka untuk membuka kembali ruang dialog bersama warga, pemerintah lokal, serta DPRD guna menyelaraskan pemahaman bersama. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.