Warga Terdampak Kebocoran Pipa PT Vale di Towuti Belum Terima Kepastian Kompensasi

oleh -281 Dilihat

Luwu Timur, Kutipnusantara.com – Masyarakat Kecamatan Towuti yang terdampak kebocoran pipa minyak milik PT Vale Indonesia Tbk hingga kini masih menunggu kepastian realisasi kompensasi yang dijanjikan perusahaan tambang nikel tersebut, Sabtu 27 September 2025.

Anggota DPRD Luwu Timur, Erick Estrada, mendesak PT Vale agar segera merampungkan pendataan warga terdampak dan mempercepat proses penyusunan tahapan pembayaran kompensasi.

“Ini tidak boleh terlalu lama atau berkepanjangan. Masyarakat kita yang terdampak butuh kepastian,” tegas legislator muda PDI Perjuangan itu.

Erick mengingatkan bahwa banyak warga yang kehilangan sumber mata pencaharian akibat kebocoran pipa tersebut.

“Mereka punya keluarga yang harus dihidupi dan anak yang harus disekolahkan. Hari ini mereka tidak bisa ke danau untuk menangkap ikan atau ke sawah untuk bertanam karena lahan pencarian mereka rusak,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah petani yang terdampak menagih janji kompensasi PT Vale dengan cara memasang spanduk protes di area persawahan pada Senin 22/9/2025, Spanduk itu bertuliskan “Terlalu banyak janji, sawah kering, kompensasi belum cair” sebagai ungkapan kekecewaan terhadap lambatnya realisasi bantuan.

Hingga kini, PT Vale Indonesia Tbk belum memberikan kepastian waktu pencairan kompensasi bagi warga terdampak. Masyarakat pun berharap perusahaan segera mengambil langkah nyata agar mereka bisa kembali bangkit dari dampak kerugian yang dialami. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.