Apresiasi Kekompakan Lembaga Hindu, H. Irwan Bachri Syam Tegaskan Komitmen Rawat Toleransi di Bumi Batara Guru

oleh -214 Dilihat

KutiNusantara.com – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, mendadak jadi sorotan setelah menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten untuk menyukseskan perhelatan akbar Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Kabupaten ke-X yang akan menggetarkan Desa Papuro Barat pada Jumat (31/07/2026) mendatang, Selasa malam (14/07/2026).

‎Komitmen besar ini ditegaskannya langsung saat menerima kunjungan silaturahmi mendadak dari jajaran pimpinan lembaga keagamaan Hindu beserta Panitia UDG X di aula ruang kerjan Bupati Luwu Timur.

‎Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung dinamis tersebut, Bupati, H. Irwan Bachri Syam memimpin langsung koordinasi ketat guna mematangkan seluruh kesiapan teknis dan memobilisasi dukungan lintas sektor demi kelancaran agenda sakral tersebut.

‎Langkah cepat orang nomor satu di Luwu Timur ini bukan tanpa alasan; H. Irwan Bachri Syam secara terang-terangan melayangkan apresiasi setinggi langit atas kekompakan luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh elemen lembaga Hindu, mulai dari PHDI, WHDI, LPDG, hingga pemuda PERADAH Luwu Timur.

‎Bagi sang Bupati, kekompakan dan sinergi kokoh yang diperlihatkan oleh lembaga-lembaga keagamaan ini adalah modal utama yang sangat mahal harganya bagi pemda untuk merawat toleransi sekaligus menjaga tameng kerukunan antarumat beragama di daerah berjuluk Bumi Batara Guru agar tidak goyah.

‎Di akhir pertemuan yang penuh kejutan itu, Bupati H. Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa dirinya tidak ingin perhelatan UDG X ini hanya menjadi acara seremonial yang lewat begitu saja tanpa bekas.

‎Ia menuntut dampak nyata yang luar biasa, khususnya dalam mencetak generasi muda Hindu yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai dharma.

‎Bagi Bupati Luwu Timur, berinvestasi pada pembinaan mental spiritual generasi penerus adalah kunci rahasia masa depan daerah, yang sekaligus akan memperkuat fondasi persatuan di tengah megahnya kemajemukan masyarakat Luwu Timur. (NS/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.