KutipNusantara.com – Arena olahraga ketangkasan tingkat nasional kembali melahirkan bintang baru dari Sulawesi Selatan, Minggu (19/07/2026).
Avina Attaya Mansur, atlet panahan muda berbakat asal Kabupaten Luwu Timur, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan merebut podium Juara 1 pada Kelas Ground Archery Tingkat SMP dalam ajang bergengsi Kejuaraan Berkuda dan Memanah Tingkat Nasional Rektor Cup UNHAS II.
Siswi berprestasi dari SMP Darul Marhamah Islamic Boarding School (ABS) Makassar ini tampil memukau dan berhasil mengungguli para pesaingnya dalam kompetisi ketat yang diselenggarakan dari tanggal 18–19 Juli 2026 oleh Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar.
Keberhasilan Avina tidak hanya membanggakan sekolahnya, tetapi juga menjadi catatan prestasi tersendiri bagi daerah asalnya, Luwu Timur.
Agenda Rutin Pencetak Atlet Dunia, Kejuaraan Rektor Cup UNHAS II ini merupakan agenda tahunan yang menjadi komitmen nyata kampus merah dalam mendukung perkembangan olahraga ketangkasan tradisional di tanah air.
Kompetisi ini dirancang untuk menyaring bakat-bakat potensial yang siap diterjunkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Acara ini dibuka langsung secara resmi oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya wadah kompetisi yang konsisten seperti ini untuk masa depan olahraga nasional.
”Kami berharap melalui event rutin tahunan ini, akan lahir atlet-atlet handal dan berprestasi yang tidak hanya mampu bersinar di kancah nasional, melainkan juga siap mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional,” ujar Prof. Jamaluddin Jompa dengan sangat optimis.
Inspirasi Baru dari Bumi Batara Guru, Kemenangan Avina Attaya Mansur di kelas Ground Archery ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi generasi muda lainnya, khususnya di Kabupaten Luwu Timur dan Sulawesi Selatan pada umumnya.
Konsistensi, disiplin di sekolah berasrama, serta mental bertanding yang kuat terbukti mampu mengantarkan atlet muda ini ke podium tertinggi nasional.
Turnamen Rektor Cup UNHAS sendiri ditutup dengan meriah dan menyisakan optimisme besar bahwa olahraga berkuda serta memanah akan terus berkembang pesat sebagai salah satu cabang olahraga prestasi yang menjanjikan di masa depan. (TM/Red/)





