Forum Konsultasi Publik: Wadah Terbuka Serap Aspirasi Masyarakat demi Demokrasi Berkualitas

oleh -125 Dilihat
0-0x0-0-0#

KutipNusantara.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur resmi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula KPU Puncak Indah, Kamis (27/08/2026).

Langkah strategis ini ditempuh guna menjaring masukan, kritik, hingga aspirasi elemen masyarakat demi mendorong tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan responsif.

Diikuti perwakilan Bawaslu Lutim, Kesbangpol, Polres Lutim melalui Kasat Intel, JMSI, hingga PWI, suasana diskusi berjalan kondusif dan interaktif.

Ketua KPU Lutim, Irfan Lahabu, S. Pd., M. Si., menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan kebutuhan mendasar lembaga untuk menjaga arah kebijakan tetap selaras dengan kehendak rakyat.

“KPU bekerja bukan untuk dirinya sendiri, melainkan melayani hak konstitusional seluruh masyarakat. Forum ini bukti nyata keterbukaan kami untuk mendengar langsung harapan, kekhawatiran, dan usulan warga,” ujar Irfan Lahabu, KPU saat membuka acara.

Forum ini dirancang untuk mencapai empat sasaran utama, meningkatkan transparansi tahapan kerja, menyerap masukan konstruktif untuk perbaikan regulasi, memperkuat kepercayaan publik, serta memetakan persoalan di lapangan secara akurat.

Dalam sesi dialog, sejumlah poin krusial disuarakan para peserta, di antaranya:

Sosialisasi Masif dalam Penyebaran informasi pemilu yang mudah dipahami hingga ke wilayah pelosok dan daerah terpencil.

Independensi Penyelenggara perlu Ketegasan dan integritas jajaran KPU dalam menjaga netralitas serta prinsip-prinsip demokrasi.

Keterbukaan Informasi juga di Akses pelayanan data yang lebih cepat, akurat, dan mudah dijangkau baik secara online maupun offline.

Partisipasi Berkelanjutan perlu Pelibatan masyarakat secara konsisten, tidak hanya berhenti pada momentum forum semata.

Menanggapi ragam masukan tersebut, jajaran KPU merespons secara terbuka dan berkomitmen menjadikan seluruh notulensi sebagai bahan evaluasi utama penyusunan program ke depan.

“Kami menjamin tidak ada satu pun suara yang terbuang sia-sia. Inilah kekuatan demokrasi kita: berjalan beriringan, saling mengingatkan, dan membangun bersama,” pungkas Irfan dipenutup kegiatan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.