Gelar Bupati Cup II Kejurprov, Lutim siap Jadi Kiblat Otomotif Sulsel dan Tuan Rumah Porprov 2030

oleh -69 Dilihat

KutipNusantara.comKabupaten Luwu Timur (Lutim) kian memantapkan posisinya sebagai salah satu poros utama olahraga otomotif di Sulawesi Selatan. Hal ini ditandai dengan resmi dibukanya ajang bergengsi Bupati Cup II Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel Putaran I Tahun 2026 di Sirkuit Taman Sayang Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sabtu (30/5/2026).

‎Event tahun ini terasa spesial berkat kehadiran M. Badly Ayatullah Massorong, pembalap motor tingkat Asia asli putra daerah Luwu Timur. Ia hadir langsung di sirkuit untuk membakar semangat para riders dan penonton yang memadati area balapan.

‎Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang membuka langsung acara tersebut, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia juga membeberkan rencana besar Pemkab Lutim untuk mendukung penuh sarana olahraga pemacu adrenalis ini.

‎”Selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara, tim keamanan, dan terutama atas dukungan penuh dari IMI Sulsel. Kami berharap, penyelenggaraan event yang sama tahun depan sudah bisa menggunakan sirkuit permanen,” ujar Irwan dalam sambutannya.

‎Langkah taktis Pemkab Lutim dalam membangun sirkuit permanen ini sejalan dengan masa depan olahraga di daerah tersebut. Ketua Harian KONI Sulsel, Ir. H. Abdul Chalik Suang, mengungkapkan bahwa Luwu Timur kini telah ditetapkan sebagai calon tunggal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIX tahun 2030.

‎”Sebagai calon tunggal pelaksanaan Porprov 19 nantinya, saya berharap Luwu Timur mampu melahirkan atlet-atlet profesional dan kompeten, dimulai dari momentum Kejurprov Road Race IMI Sulsel 2026 hari ini,” kata Abdul Chalik.

‎Ia menambahkan, ajang resmi seperti ini memegang peranan krusial. Selain untuk menjaring bibit muda yang akan dilatih di tingkat nasional hingga internasional, kompetisi ini menjadi solusi efektif untuk menekan angka aksi balapan liar di jalan raya.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua IMI Lutim sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, Hardiansyah, menegaskan bahwa esensi utama dari kompetisi ini adalah pemuda dan prestasi.

‎”Tujuan utama kami adalah menyediakan wadah prestasi bagi generasi muda. Kami ingin memberikan ruang yang aman dan legal bagi para pembalap muda untuk meraih prestasi di jalur yang resmi,” jelas Hardiansyah.

‎Kompetisi berskala regional ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari (30–31 Mei 2026). Kejurprov putaran pertama tahun ini diikuti sebanyak 220 starters. Menariknya, para peserta tidak hanya datang dari wilayah Sulsel, melainkan juga menyeberang dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Jawa Timur.

‎Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Lutim Ober Datte, unsur Forkopimda Lutim, jajaran asisten dan staf ahli, Perwakilan Kepala OPD, Ketua KONI Lutim Herawan Raditya, ratusan riders beserta official team yang siap memperebutkan podium tertinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.