Negative justice soal Pengadaan Ambulance Desa di Luwu Timur 

oleh -548 Dilihat

KutipNusantara.com — Viralnya pengadaan mobil Ambulance untuk Armada Garda sehat di Luwu Timur dua pekan terakhir ini menimbulkan Persepsi dan beragam tanggapan dari Publik, Mobil Ambulans yang dibeli menggunakan Dana CSR dari PT Vale Indonesia Tbk diinfokan menimbulkan Masalah.

Publik Terkejut, sebab mobil armada untuk operasional Garda sehat di Desa dinilai sudah pupus harapan, hal ini karena cepatnya informasi Beredar luas yang langsung ditelan tanpa dikunyah seputar pengadaan mobil ambulance Desa itu.

Dampak dari informasi itu, Sentimen dan sorotan sebagian orang mulai dialamatkan pada Penentu kebijakan di daerah ini, karena mereka menilai kedekatan Erwin Sandi selaku Vendor dalam hubungan pergaulan adalah sahabat dan mengenal baik dengan Orang yang biasa disapa IBAS.

Menyikapi hal tersebut, Masyarakat dan Praktisi hukum pun angkat bicara, Kisruh pengadaan Mobil Ambulance Desa di Luwu Timur jika terjadi kesalahan dalam Proses pelaksanaan pengadaan, maka yang bertanggungjawab adalah Vendor Kendaraan Ambulance itu.

Kondisi itu pun kita perlu memaklumi, Kehebohan yang saat ini di media Sosial maupun di link berita On-line adalah wujud dan bentuk keprihatinan Masyarakat atas beredarnya informasi Terkait Mobil Ambulance Desa yang diduga Terjadi Kesalahan pada proses pelaksanaannya.

Aswar, Warga Malili kepada media ini mengungkapkan bahwa hebohnya soal pengadaan Mobil Ambulance yang dibiayai melalui dana CSR di Desa Pemberdayaan PT Vale Indonesia Tbk murni tanggung jawab Rekanan atau Vendor, sebab seluruh Rantai proses pengadaan berjalan berdasarkan mekanisme.

Jika menimbulkan masalah berarti rekanan yg bertanggung jawab, karena semua alur dan prosesnya berjalan sesuai tahapan Administrasi, saya membaca dan mengamati Tanggapan dan persepsi segelintir Publik, soal pengadaan mobil ambulance itu terkesan, jika Pemerintah Daerah membuat membuat kesalahan, Ujar Aswar.

Dilain Sisi, Saya Selaku Warga Luwu Timur Justru memberikan Apresiasi dan berbangga ke Pemerintah Daerah, sebab beberapa program yang dilaksanakan, anggarannya tidak Membebani APBD, termasuk Pengadaan Mobil untuk Armada Garda sehat di Desa yang masuk dalam Pemberdayaan PT Vale, seperti Nuha, Towuti, Wasuponda dan Malili,

Selain itu, Setahun terakhir ini Pemerintahan Luwu Timur menjalankan beberapa Program kemasyarakatan, seperti Tunjangan hidup Bagi lansia, Bea Siswa, beberapa Pungutan/pajak yang membebani Masyarakat kalangan bawa dihapuskan, jangan cuma Masalah hal sepele lalu kita menjustice Negatif.” pungkas Aswar mengingatkan.

Saya salah satu bahagian dari Penerima Manfaat pada mobil Ambulance Garda Sehat , tambah Aswar, sebaiknya kita jangan berprasangka buruk terhadap Pemerintah Daerah atas kisruh yang heboh di media sosial atau Link Berita Online sebab hubungan pak Ibas dengan Erwin Sandi hanya sebatas Sahabat, begitupun dengan warga lainnya yang bersahabat dengan pak Ibas secara Pribadi.

“Pertanyaannya, apakah orang yang bersahabat dengan pak Ibas, jika ada kesalahannya mau ditanggung bersama, ini kan tidak logis, jangan cepat berspekulasi, jika hanya Menerima informasi di medsos, kalau memang kita merasa masyarakat Luwu Timur , baiknya pikirkan bagaimana daerah ini bisa cepat berkembang dan masyarakatnya bisa Sejahtera.” ajak Aswar.

Sementara Yudi Malik SH, MH, salah seorang Praktisi Hukum mengungkapkan bahwa secara hukum, jika ada masalah di Pengadaan Ambulance Desa, itu tanggung jawab Rekanan, Posisi Pemerintah dalam CSR perusahaan adalah Pembina bukan eksekutor Anggaran.

Secara Rinci, Pengacara yang banyak menangani kasus Tipikor itu menguraikan, jika masalah itu masuk ke ranah hukum, tentu APH memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan dalam melengkapi bahan penyelidikan, termasuk orang yang mengetahui aliran uang CSR yang keluar, tidak ada hubungannya pak Ibas selaku sahabat Erwin ,saya ini bicara aspek hukumnya.” Tegas Yudi Malik, dibalik telepon bersama Media. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.