Pemerintah Daerah Tegaskan Pendataan Sekolah Rusak Berat dan Penanganan Narkoba di Lingkungan Pendidikan

oleh -169 Dilihat

KutipNusantara.com — Pemerintah daerah, Bupati Luwu Timur H. Irwan Bahcri Syam bersama Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan serta pihak terkait mengambil langkah tegas dalam membenahi sektor pendidikan, Rabu (02/09/2026).

Fokus utama Bupati mengarahkan pada pendataan ulang infrastruktur sekolah yang mengalami rusak berat serta percepatan sosialisasi dan penindakan terkait bahaya penyalahgunaan narkoba maupun rokok di kalangan pelajar.

Instruksi Pemerintah daerah, disampaikan untuk memastikan seluruh sarana pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP, berada dalam kondisi layak dan aman bagi proses belajar mengajar.

Prioritas Utama yang disampaikan Bupati Luwu Timur H. Irwan Bahcri Syam dari Sektor Pendidikan.

— Pendataan Infrastruktur Rusak Parah, Seluruh jajaran Dinas Pendidikan, camat, hingga kepala desa diminta bergerak aktif memfoto dan mendokumentasikan kondisi fisik sekolah.

Bangunan dengan kondisi atap bocor, dinding retak, lantai rusak, hingga pagar yang hampir roboh menjadi prioritas utama pengusulan perbaikan anggaran.

— Penganggaran yang Lewat APBD, Data hasil verifikasi di lapangan akan disatukan menjadi satu pintu data resmi agar dapat segera dimasukkan ke dalam skema penganggaran APBD maupun dana bantuan lainnya. Tindakan cepat siap diambil demi kenyamanan serta keselamatan para siswa dan Pengajar.

— Pencegahan Narkoba dan Merokok pada Pelajar, Menanggapi maraknya isu kenakalan remaja, dinas Pendidikan dan terkait akan menggelar operasi dan sosialisasi pencegahan narkoba serta penertiban perilaku merokok yang sudah mulai menyasar hingga tingkat Sekolah Dasar (SD).

— Sanksi Tegas Tanpa Kompromi, Pihak sekolah dan instansi berwenang diminta tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran fatal di lingkungan sekolah. Langkah penyelesaian internal juga diimbau dilakukan secara cepat, tepat dan tuntas agar tidak menjadi konsumsi publik yang simpang siur di media.

Melalui sinergi antara dinas pendidikan, perangkat desa, camat, dan dewan pendidikan, diharapkan perbaikan fasilitas belajar dapat segera terealisasi sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bahaya narkoba. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.