Pesona Hijau Bumi Batara Guru! Bursa Bonsai di Towuti Jadi Magnet Pecinta Tanaman dan Edukasi Lingkungan

oleh -6 Dilihat

KutipNusantara.com Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi membuka kegiatan bursa dan pameran bonsai dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026, Jumat 24 Apil 2026.

Kegiatan bertema “Pesona Hijau Bumi Batara Guru” ini digelar selama empat hari, mulai 22 hingga 25 April 2026 di Kecamatan Towuti, dan menjadi pusat perhatian para pecinta tanaman hias, khususnya bonsai.

Acara tersebut menghadirkan beragam koleksi bonsai dari para penggiat komunitas, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan ajang bertukar pengetahuan antar pecinta bonsai di Luwu Timur dan sekitarnya. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pembukaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Timur, Umar Hasan Dalle, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar pameran, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, sejalan dengan peringatan Hari Bumi.

“Bonsai mengajarkan kita tentang kesabaran, keseimbangan, dan seni merawat. Nilai-nilai itu sama dengan bagaimana kita menjaga lingkungan. Butuh proses, perhatian, dan komitmen,” ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam semakin meningkat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan estetis.

Selain menjadi sarana edukasi, bursa bonsai ini juga membuka peluang ekonomi bagi para penggiat tanaman hias. Sejumlah koleksi bonsai dipamerkan sekaligus diperjualbelikan, memberikan nilai tambah bagi komunitas lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala DLH Luwu Timur, Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Camat Towuti, serta para pecinta dan komunitas bonsai yang datang dari berbagai wilayah Towoti Khususnya.

Dengan mengusung semangat Hari Bumi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus menjadikan bonsai sebagai simbol harmoni antara manusia dan alam. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.