Sorot Harga Sawit Jauh di Bawah HET, Muhammad Irwan Minta PT TWP Terapkan Harga Berdasarkan Kualitas Buah

oleh -241 Dilihat

KutipNusantara.com – Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi NasDem Dapil Angkona–Kalaena, Muhammad Irwan, menyampaikan keluhan masyarakat petani sawit saat melakukan kunjungan kerja ke PT Teguh Wira Pratama (TWP), Jumat (15/05/2026).

Warga mempertanyakan kesenjangan tajam antara Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp2.850 per kilogram, namun harga pembelian di tingkat pabrik justru hanya berkisar Rp2.420 per kilogram.

Situasi ini dinilai sangat merugikan Masyarakat petani, apalagi harga jual di wilayah lain seperti Sulawesi Tengah justru lebih tinggi hingga menyentuh angka Rp3.000 per kilogram.

Menanggapi hal itu, pihak manajemen PT TWP menjelaskan rendahnya harga disebabkan kualitas buah yang masuk ke pabrik belum memenuhi standar. Banyak buah yang dipanen belum layak atau belum masak sempurna, lalu dicampur dengan buah yang sudah tua.

Hal ini menyebabkan rendemen yang dihasilkan hanya mencapai 13 persen, jauh di bawah standar minimal Permentan sebesar 17 persen dan target ideal 18 persen. Pihak perusahaan mengaku siap memberikan harga lebih tinggi jika kualitas dan tingkat kematangan buah terjaga dengan baik.

Muhammad Irwan menegaskan, persoalan utama justru ada pada sistem penerimaan pabrik yang belum menerapkan tahap penyortiran. Selama ini, buah tua dan buah muda dibeli dengan harga yang sama, sehingga petani yang merawat dan memanen buah dengan benar turut dirugikan.

Ia menyarankan agar PT TWP segera bermusyawarah dengan para pemasok dan menerapkan sistem harga berjenjang sesuai kualitas buah, serta gencar melakukan sosialisasi standar panen yang benar.

“Penetapan harga selama ini sepihak dan merugikan petani, perlu ada keadilan agar kedua belah pihak sama-sama diuntungkan,” tegas Irwan mewakili aspirasi warga. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.