Bupati Soroti Keterlambatan Program Pandu Juara, Minta Dinas PMD Percepat Realisasi ‎

oleh -111 Dilihat

KutipNusantara.com —  Dalam rapat kordinasi, Bupati Luwu Timur secara tegas sedikit menyoroti keterlambatan pelaksanaan program Pandu Juara yang menjadi tanggung jawab Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Senin malam (14/07/2026).

‎Dalam rapat tersebut, membahas evaluasi kemajuan kegiatan yang digelar ruang pimpinan bupati, dan dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bahcri Syam, serta stakeholder: Sekda, Dinas PMD, DisTan-KP, DisKan, BAPERIDA, ULP, Inspektorat dll.

‎Bupati meminta seluruh jajaran terkait segera menyelesaikan seluruh tahapan sesuai skema dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

‎Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan bahwa alokasi anggaran yang telah disiapkan sudah dihitung cermat guna memenuhi kebutuhan pengembangan usaha peternakan ayam petelur yang ditargetkan, sekaligus mendukung kebutuhan pengembangan industri.

“Anggaran sudah jelas dialokasikan sesuai kebutuhan riil, tinggal bagaimana kita memastikan setiap rupiahnya berjalan tepat sasaran tanpa penundaan,” ujarnya Irwan.

‎Terkait pemilihan teknologi dan pengadaan mesin produksi yang menjadi salah satu poin krusial, Bupati meminta tim teknis untuk berkoordinasi langsung dengan penyedia layanan atau vendor guna mendapatkan spesifikasi, perhitungan teknis, serta perbandingan harga yang transparan.

‎Ia mengingatkan agar tidak hanya terpaku pada satu pihak saja, namun membandingkan kualitas dan harga dari berbagai referensi agar investasi yang dikeluarkan memberikan manfaat maksimal dan tahan lama.

‎Bupati juga menyinggung keraguan yang muncul di lingkungan pelaksana mengenai kemampuan mitra kerja, namun menekankan agar hal itu diselesaikan melalui komunikasi terbuka dan verifikasi kapabilitas secara objektif.

“Kita harus memastikan mitra yang dipilih benar-benar mampu melaksanakan pekerjaan pengadaan maupun jasa pendukung dengan kualitas terjamin,” tegasnya.

‎Mengenai tenggat waktu pelaksanaan, Bupati menegaskan target penyelesaian akhir bulan Juli ini.

“Saya tidak ingin sampai bulan Agustus kegiatan ini belum selesai dan belum beres sepenuhnya. Jangan sampai hal-hal yang sebenarnya sederhana justru membuat pekerjaan menjadi rumit dan tertunda,” tambahnya.‎

‎Di akhir arahannya, Bupati berharap seluruh pihak mulai dari pimpinan dinas hingga staf teknis dapat bekerja sama secara maksimal.

‎Ia meyakini program ini akan berjalan lancar jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh, karena sejauh ini tidak ada kendala mendasar yang menghalangi pelaksanaan di tingkat desa.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.