Luwu Timur Gandeng Unhas, Perkuat Data Geospasial untuk Pembangunan Presisi

oleh -51 Dilihat

KutipNusantara.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Hasanuddin terkait pembinaan dan pengembangan penyelenggaraan informasi geospasial, Selasa (14/4/2026).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau Kecil, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Makassar.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Luwu Timur, Kamal Rasyid, bersama Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil LPPM Unhas yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG), Nurjannah Nurdin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari Bapperida Luwu Timur, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, serta Bagian Pemerintahan Setdakab Luwu Timur.

Kamal Rasyid menegaskan, di tengah era transformasi digital dan keterbukaan informasi, ketersediaan data geospasial yang akurat, mutakhir, dan dapat diandalkan menjadi elemen krusial dalam mendukung pembangunan daerah serta pengambilan kebijakan berbasis wilayah.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) terus mendorong penguatan infrastruktur informasi geospasial nasional melalui simpul jaringan yang terintegrasi dan efisien.

Untuk mewujudkan keterpaduan mulai dari perencanaan hingga pengendalian pembangunan, dibutuhkan dukungan data geospasial yang akurat, terpadu, serta mudah diakses dan dibagipakaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kamal menekankan pentingnya tata kelola data yang terstruktur, transparan, dan berkelanjutan dalam penyelenggaraan simpul jaringan informasi geospasial di Kabupaten Luwu Timur.

Saat ini, Geoportal Simpul Jaringan PALAPA Kabupaten Luwu Timur telah tersedia melalui BIG, namun pemanfaatannya dinilai belum optimal. Platform ini menjadi sarana penting dalam berbagi dan mengelola data geospasial antarinstansi dalam satu jaringan nasional.

Menurutnya, kehadiran PALAPA versi 5.0 membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama dari sisi aksesibilitas, interoperabilitas, dan keamanan data yang lebih modern dan terstandarisasi.

Dari sisi capaian kinerja, Kabupaten Luwu Timur menunjukkan progres positif. Berdasarkan hasil evaluasi melalui Sistem Informasi Monitoring Kinerja Simpul Jaringan (SIMOJANG) BIG tahun 2025, Lutim meraih nilai 1,97 dengan status “Operasional”, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada pada nilai 1,26 dengan status “Terbangun”.

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis pengelolaan dan pemanfaatan data geospasial akan semakin optimal. Hal tersebut diharapkan mampu mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berbasis data yang akurat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.