Menyeka Air Mata Anak Yatim, Suasana Haru Selimuti Rumah Kaca Bupati Luwu Timur

oleh -161 Dilihat

KutipNusantara.com – Isak tangis dan suasana penuh emosional menyelimuti Rumah Kaca kediaman pribadi Bupati Luwu Timur saat digelarnya Muharram Fest 1448 Hijriah, Senin (13/07/2026).

Momentum paling menggetarkan hati terjadi ketika Bupati Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler memeluk erat satu per satu ratusan anak yatim dan piatu yang hadir.

Kehadiran para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kemenag, hingga jajaran Anggota DPRD di lokasi pun tak kuasa menahan air mata.

Mereka tampak begitu terharu menyaksikan tatapan kasih dan pelukan hangat pemimpin daerah yang menjadi penawar rindu bagi anak-anak yang telah kehilangan sosok orang tua tersebut.

Mengusung tema puitis “Menguatkan Tulang Rusuk yang Patah dan Memuliakan Anak Yatim dengan Utuh,” kolaborasi tahunan antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Sorowako ini melampaui sekadar seremonial.

Dalam sambutannya yang menggetarkan, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa anak-anak yatim adalah “anak-anak langit” yang wajib dimuliakan bersama.

Tidak sekadar memberikan santunan materi berupa amplop cinta, Pemkab Luwu Timur juga menegaskan komitmen masa depan dengan menyiapkan bantuan hibah pembangunan pondok yatim serta konsep Yatim Village demi menjamin pendidikan dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.

Pembina Yayasan Abulyatama Indonesia, Muhlis Katili, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas dukungan total dari seluruh elemen pemerintahan, termasuk komunitas seperti Pajero Sport dan Duta Literasi yang ikut ambil bagian.

Baginya, esensi dari Muharram Fest ini adalah menghadirkan kebahagiaan yang utuh agar anak-anak ini tidak merasa berjalan sendirian.

Pada akhirnya, senyum yang merekah di tengah linangan air mata hari itu menjadi bukti nyata bahwa di Bumi Batara Guru, ketulusan merangkul dan mengasihi sesama jauh lebih bernilai dari apa pun, meninggalkan rekam jejak kepedulian sosial yang mendalam di hati masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.